Malawi

Kita baca dalam Konstitusi yang tertulis di bawah ini "Kesaksian Hidup kita melalui Pelayanan"... kita mau melaksanakan pelayanan-pelayanan yang paling dibutuhkan oleh masyarakat, Gereja dan Kongregasi kita. Menurut Muder M. Clara, siapa yang membutuhkan hak untuk dibantu kita tolong, akan tetapi orang miskin hendaknya kita utamakan "(Const. # 44). 

Untuk meneruskan "warisan", ini pada tahun 1984 suster kita dari Provinsi Jerman memulai sebuah pelayanan misi di Madisi/Malawi, untuk mewartakan Injil sesuai dengan cara hidup budaya Afrika dan terbuka terhadap kebutuhan masyarakat.

bild0747

Mereka memberi tanggapan atas permintaan Uskup Matthias Chimole, yang minta tenaga bagian administrasi Rumah Sakit Keuskupan di Madisi.

Karena kurangnya Suster, para Suster Karmel dari Luxembourg harus meninggalkan pelayanan mereka di sana. Setelah beberapa waktu menetap disana, suster kita mengambil alih tugas administrasi Rumah Sakit.

Malawi, terletak di sebelah Tanzania Selatan di Afrika Timur, adalah salah satu negara termiskin dengan jumlah penduduk sekitar 13 juta (2006).

bild0582
 

Frekuensi AIDS dalam penduduk sangat tinggi.

Kebutuhan masyarakat luar biasa dan oleh karena itu, Suster kita pada tahun 2000 mengalihkan misi dari tugas administrasi rumah sakit ke pendidikan dan pembinaan anak yatim piatu yang kena penyakit AIDS, termasuk berkarya dalam pendidikan dan langkah-langkah untuk mengatasi AIDS.

132

Didirikan Sekolah Dasar, TK dan Pusat Kerajinan Panti Asuhan untuk membentuk dan melatih hidup yatim piatu kena AIDS. Pada sore hari anak-anak belajar menjahit di Pusat Kerajinan Panti Asuhan, memasak, berkebun, dan pekerjaan di rumah tangga.

 bild0579

Di samping itu mulai membantu pekerjaan rumah dan aktivitas-aktivitas  bila ada waktu senggang. Bagi para suster adalah penting bahwa para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tetapi anak-anak belajar keterampilan untuk hidup mandiri.

bild0628

Sekolah St. Fransiskus adalah sekolah yang sangat dicari dan menyediakan tempat sekitar 1000 orang anak. Selalu lebih banyak yatim piatu kena AIDS, dan masih memberikan kemungkinan jumlah anak-anak bertambah, maka penambahan ruangan dibangun. Taman Kanak-Kanak juga telah diperluas.

bild0621 bild0730

Sejak tahun 2001 misi di Malawi telah didukung oleh Suster dari Propinsi Indonesia.

bild0529

Saat ini lima Suster, 2 Suster Jerman dan 3 Suster Indonesia, tinggal dan berkarya di Madisi. Sekolah dan TK dalam setiap kasus ditangani oleh seorang Suster.

Go to top