Perancis

Perang Jerman-Prancis tahun 1870-1871 adalah kesempatan bagi Muder M. Clara mengirimkan suster ke Metz-Sablon, dalam rangka melaksanakan pelayanan medis bagi tentara di sana. 

Setelah perang berakhir Uskup Metz, Monsignor Dupont-des-Loges mengijinkan para suster untuk tetap tinggal di Keuskupan mengasuh gadis Jerman yang bekerja di rumah tangga di "St. Blandina", di jalan Marcellen, yang didirikan oleh Uskup.

fr-11

 Pendiri kita setuju dengan hal ini. Segera sebuah Sekolah Dasar Swasta Jerman dimulai, juga merawat orang sakit di Asrama Jesuit di kota Metz, ketika Jesuit diusir.

fr-8

Ketika pada tahun 1886 markas polisi sebelumnya di pusat kota Metz dibeli, pelayanan semakin diperbesar. Ini adalah cabang rumah sakit besar "St Blandina" yang selama bertahun-tahun menjadi tempat kerja utama suster-suster kita. Selama berpuluh-puluh tahun Rumah sakit membuat berbagai pengembangan dan pada awal 2008 dengan 2 rumah sakit yang lain di Metz  digabung, dengan harapan melalui pembentukan rumah sakit swasta baru, motivasi awal akan direalisasikan lebih lanjut untuk kesejahteraan orang sakit .

fr-6

Pada tahun 1918 tanah dan rumah bisa dibeli di Ban St Martin, sejak saat itu dijadikan sebagai rumah induk dan Novisiat dan menjadi pusat Suster-suster kita di Perancis. Pada tahun 1921 Suster-suster aktif di Prancis menjadi Propinsi mandiri di bawah naungan St Blandina.

fr-14

Suster-suster di Alsace-Lorraine yang dikenal sebagai Suster-suster Fransiskan dari St Blandina.“.

 fr-13

fr.-2

Suster-suster mengambil alih juga pelayanan lain dalam perjalanan waktu di Alsace-Lorraine, seperti merawat orang sakit di rumah sakit dan pasien rawat jalan, mengasuh anak-anak, peduli terhadap anak perempuan remaja, dan selama beberapa tahun bermisi di sebuah 'pekerja kota, dan tahun 1982-1990 bermisi ke Togo / Afrika.

sr. ignaz
 

Karena perubahan situasi Provinsi, maka pada tahun 2004 Propinsi St Blandina menjadi "Sektor Portiuncula Perancis", dengan struktur kepemimpinan yang sederhana.

 

Go to top