Logo new 1a
 

Sekapur Sirih Kapitel Umum 2015

Pergilah! Jadilah berkat Di hati dunia.

Diilhami oleh semangat Fransiskus dan Muder M. Clara Pfaender kita berbagi hidup dalam iman, kegembiraan dan kasih, sehingga menjadi sumber perdamaian dan inspirasi di hati dunia.

Kontemplasi mendorong kita untuk bergerak, keluar dari diri, membuka hati bagi sesama, mendengar jeritan orang miskin dan teraniaya.

Uluran tangan yang diperlukan orang lain memberanikan kita merintis jalan baru dalam kesadaran akan karunia dan keterbatasan kita.

Keanekaragaman dalam Kongregasi memperkaya kita, demi menciptakan hubungan penuh hormat dan kasih, antara kita dan dengan segenap ciptaan.

 

Tujuan dari Tim KPKC Kongregasi

Sebagai Suster-Suster Fransiskan, Puteri-Puteri Hati Kudus Yesus dan Maria, Kongregasi kita berkomitmen memberi perhatian kepada panggilan Roh Kudus untuk” Pergi, menjadi berkat di hati dunia”. Kita menyadari bahwa memperhatikan orang miskin dan terlantar, bekerja untuk perdamaian dan keadilan, menjaga keutuhan ciptaan, adalah jalan mendengarkan jeritan orang miskin dan jeritan bumi kita.” ( Paus Fransiskus: Laudato Si). Dengan Tim Kongregasi ini, mari kita berusaha bekerja bersama. Semoga kalian yang datang ke web site ini terinspirasi menjadi berkat yang hadir di hati dunia.

2015-2021  Tim KPKC Kongregasi

Jerman:              Sr. M. Stefanie Müllenborn

Perancis:             Sr. Françoise Weber 

Amerika:             Sr. Beatrice Hernandez 

Belanda:             Associate Anneke Caspers

Indonesia:          Sr. Klementina Sinaga 

Timor Leste:        Sr. Maria José Gonzaga

Brazil:                Sr. Raimunda Alves Barbosa

Malawi:               Sr. Raynelda Saragih

Romania:            Sr. M. Lydia Fecheta

Koordinator KPKC Kongregasi: Sr. Beatrice Hernandez 

jpic sr.m. stefanie

 

 

Sr. M. Stefanie Müllenborn berkarya bersama Caritas selama 22 tahun di Jerman secara khusus menangani para imigran dan pengungsi. Dia menjadi PENASEHAT keluarga dan menjadi penghubung ke pemerintahan dalam memenuhi kebutuhan mereka seperti pendidikan, sandang pangan, dan papan. Bekerjasama dengan Pemerintah demi kualitas hidup yang lebih baik untuk para imigran dan korban perdagangan manusia. Tugasnya sangat dihargai dan beliau pernah memperoleh piagam penghargaan atas jasa mulianya.

 

 

 

jpic sr. francoise

 

 

Sr. Françoise Weber tinggal di Perancis sebagai penasehat para tahanan yang dibebaskan. Dia juga membuat pertemuan 2 atau 3 kali setahun dengan para suster di Portiuncula. Topik yang didiskusikan adalah tentang masalah air yang mendunia, polusi di sungai Mosselle, perubahan iklim, keanekaragaman hayati dan perempuan. Sr. Francoise terdaftar sebagai kontributor dan penyalur Water Booklet yang dipromotori oleh para anggota KPKC di Roma.

 

 

 

beatrice.jpg

 

Sr. Beatrice Hernandez adalah pensiunan Dokter, spesialis dibidang Hematologi dan Oncologi selama lebih dari 25 tahun. Beliau telah menjadi anggota KPKC Propinsi sejak tahun 1981 tertarik di bidang pelucutan atau tindakan pengurangan senjata nuklir, perdamaian, keadilan di Central Amerika, dan AIDS di Amerika dan Afrika. Sekarang beliau berada di Propinsi US dan menjabat tugas sebagai koordinator KPKC Kongregasi.

 

 

 

jpic anneke caspers

 

 

 

Associate Anneke Caspers terlibat dalam beberapa kasus yang berhububungan dengan para imigran (Afgan dan Muslim) di Belanda. Membantu para imigran memperoleh kebutuhan mereka seperti kesehatan, mendapatkan kartu hijau, perumahan, menjadi penghubung dengan pemerintahan resmi. Beliau banyak terlibat berpartisipasi dalam pemeliharaan lingkungan dan bekerja untuk perdamaian di Austria dan Yugoslavia selama 10 tahun.

 

 

 

 

 

 Sr Klementina

 

 

Sr. Klementina Sinaga.

 

 

 

jpic sr. maria jose

 

 

 

Sr. Maria José Pinto Gonzaga mengajar moral dan spiritual di tingkat SMA di Timor Leste. In merupakan suatu kesempatan untuk beliau mendiskusikan tentang isu-isu yang berhubungan dengan KPKC. Beliau juga menolong di panti asuhan dan bekerjasama dengan Komisi Perlindungan Anak yang ada di Timor Leste, membantu para korban pelecehan sexual.

 

 

 

 

 raimunda

 

 

Sr. Raimunda Barbosa Alves

 

 

 

jpic sr.raynelda

 

 

Sr. Raynelda Saragih adalah Kepala Sekolah di Malawi dengan murid 1035. Beliau mendorong dan menyemangati para orangtua murid dan muridnya supaya memiliki sikap damai. Menyemangati para murid agar tetap memelihara kebersihan lingkungan dan juga menanam pohon. Mengajari cara bertani dan bagaimana memelihara tanaman. Semua murid yang menderita HIV/AIDS memperoleh pengobatan dan perhatian khusus. Sr. Raynelda mengundang masyarakat untuk berdoa dan berefleksi tentang lingkungan.

 

 

 

 

Sr. Lydia

 

 

 

Sr. M. Lydia Fechetais the community accountant as well as working in the Kindergarten St. Ursula -- a project for poor children in Caransebes. She also teaches religion classes for grades I-IV in the Roman Catholic parish of Caransebes, as well as coordinating regular meetings of a group of seniors in the parish. In all of these roles, S. Lydia has an opportunity to bring JPIC issues forward for discussion and action with both the seniors and the children.

 

 

 

Di bawah ini adalah beberapa harapan untuk para anggota Tim KPKC:

  1. Merefleksikan Pokok Persoalan KPKC berdasarkan Kitab Suci, Spiritualitas Fransiskan kita, dan Pemikiran Sosial Katolik.
  2. Menciptakan pengertian umum dari keadilan, perdamaian, dan pemeliharaan lingkungan.
  3. Mempromosikan budaya kehidupan melalui semangat KPKC kita.
  4. Membagi informasi, sumber dan pengalaman tentang KPKC di setiap area.
  5. Mengusahakan kerjasama dalam hal-hal umum yang berhubungan dengan Kongregasi.
  6. Menjadi sarana pendukung dan mempunyai minat untuk saling menolong dalam Tim.
  7. Menjaga kelangsungan hubungan komunikasi dengan penanggungjawab di setiap Area dan mencari jalan agar setiap anggota komunitas mendapat informasi dan dukungan atas usaha KPKC.